Dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin ketat di era digital, membangun brand yang kuat dan berkesan menjadi salah satu kunci utama untuk meraih kesuksesan bisnis. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Medan Area (UMA) menggelar webinar internasional bertajuk “Branding for Digital Business”, yang dirancang untuk memberikan pemahaman strategis kepada pelaku usaha, profesional, serta mahasiswa mengenai pentingnya branding dalam ekosistem digital.
Webinar ini menghadirkan narasumber utama Dr. Jasmine Vivienne Andrew, Dosen Senior dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Sabah, Malaysia. Dengan pengalaman lebih dari 16 tahun di bidang pendidikan, Dr. Jasmine dikenal luas sebagai pakar di bidang pemasaran, kewirausahaan, dan manajemen bisnis. Ia juga aktif sebagai fasilitator dan pembicara di berbagai pelatihan kewirausahaan, baik di tingkat nasional maupun regional.
Dalam sesi pembukaannya, Dr. Jasmine mengungkapkan bahwa branding bukan hanya sekadar logo atau nama, melainkan mencakup simbol, karakter, hingga berbagai elemen pembeda lainnya yang membentuk identitas sebuah produk atau layanan di mata konsumen. Menurutnya, brand memiliki peran penting dalam membentuk persepsi, loyalitas, dan ikatan emosional pelanggan terhadap bisnis.
Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa di era serba digital saat ini, branding memiliki tantangan sekaligus peluang besar. Kehadiran digital menjadi kesan pertama yang menentukan citra sebuah merek—baik melalui media sosial, ulasan daring, hingga tampilan website. Oleh karena itu, brand yang kuat dan konsisten akan membantu meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan pelanggan.

Webinar ini turut mengupas secara mendalam tentang konsep branding sebagai proses strategis dalam membentuk persepsi positif dan konsisten terhadap perusahaan atau produk. Dr. Jasmine juga menjabarkan delapan elemen penting dalam branding digital, yakni:
- Identitas Merek: mencakup logo, warna, tipografi, dan elemen visual yang konsisten.
- Suara dan Pesan Merek: berupa nada komunikasi, tagline, dan keselarasan pesan di berbagai platform.
- Ulasan Daring: pentingnya testimoni dan review online dalam membangun reputasi.
- Website dan Pengalaman Pengguna: desain responsif, navigasi intuitif, serta ajakan bertindak yang jelas.
- Strategi Konten: mulai dari blog, video, podcast, hingga SEO dan kalender konten.
- Iklan Digital: kampanye visual yang relevan dan selaras dengan identitas merek.
- Pemasaran Email: penggunaan template dan pesan yang personal namun tetap sesuai identitas brand.
- Media Sosial: optimalisasi kehadiran brand di berbagai platform dengan interaksi yang terarah.
Dalam sesi selanjutnya, Dr. Jasmine membimbing peserta tentang strategi membangun merek digital yang solid. Beberapa langkah kunci yang disampaikan meliputi: memahami karakteristik audiens, membentuk identitas merek yang unik dan konsisten, mengembangkan narasi brand yang menarik, serta menciptakan pengalaman pelanggan yang menyenangkan dan berkelanjutan.

Webinar ditutup dengan pesan inspiratif dari Dr. Jasmine:
“Di era digital yang penuh informasi dan pilihan, merek yang sukses bukan hanya yang terlihat, tetapi yang mampu menyentuh perasaan dan tertanam dalam ingatan.”
Ia menekankan bahwa branding bukan sekadar desain visual atau slogan, tetapi tentang membangun kepercayaan, koneksi emosional, dan hubungan jangka panjang dengan konsumen.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memberikan wawasan strategis dan inspirasi kepada peserta dalam merancang langkah nyata untuk memperkuat eksistensi bisnis mereka di era digital yang terus berkembang.
