Universitas Medan Area (UMA) kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi berdaya saing global dengan menjalin hubungan diplomatik bersama Konsulat Jenderal China di Medan pada Kamis, 7 Agustus 2025. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membuka peluang kolaborasi internasional, khususnya di bidang pendidikan, kebudayaan, sains, dan teknologi.
Delegasi UMA diterima langsung oleh Vice Consul-General, Mr. Song Jianming, didampingi Attache, Mr. Cheng Tong, serta staf konsulat, Ms. Rika. Sementara itu, dari pihak UMA hadir Wakil Rektor IV, Dr. Ir. Rahmad Syah, M.Kom, Kepala Biro Informasi Promosi dan Kemitraan, Dian Fajar Prayoga, S.Kom, serta Kepala Kantor Urusan Internasional, Yudi Gebri Feonna, S.Si, M.Sc.

Audiensi ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang membuka ruang sinergi antara UMA dan Konsulat Jenderal China, di antaranya:
- Penguatan Edukasi dan Budaya
Konsulat Jenderal China siap mendukung program UMA terkait pengembangan pengetahuan dan kebudayaan Tiongkok, termasuk penyediaan country corner yang akan menjadi pusat informasi budaya. Langkah ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan). - Partisipasi dalam Forum Ilmiah
UMA direkomendasikan untuk berpartisipasi dalam seminar, konferensi, dan forum budaya internasional yang menghadirkan narasumber langsung dari China. Konsulat juga terbuka untuk memberikan rekomendasi jika ada peluang akademik lain di masa mendatang. - Akses Informasi Beasiswa
Civitas akademika UMA, baik dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa, akan mendapatkan informasi beasiswa studi lanjut di China melalui kanal resmi seperti website, webinar, maupun publikasi lainnya. - Kolaborasi Sains dan Teknologi
Sebagai bagian dari penguatan riset, Konsulat Jenderal China akan menyalurkan informasi terkait kegiatan tahunan di bidang sains, pertanian, pangan, dan teknologi. Hal ini mendukung peran UMA dalam hilirisasi riset serta mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). - Peluang Pertukaran Mahasiswa
Program student mobility menjadi salah satu agenda potensial yang dapat memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa UMA di masa mendatang. - Tindak Lanjut dan Koordinasi
Kantor Urusan Internasional UMA kini telah menjalin komunikasi langsung dengan pihak konsulat, yang diharapkan menjadi fondasi hubungan jangka panjang dan kolaborasi berkelanjutan.

Keberhasilan audiensi ini tidak terlepas dari peran Biro Informasi Promosi dan Kemitraan (BIPK) UMA sebagai penggerak utama diplomasi internasional kampus. BIPK berperan aktif membuka jalur kerja sama strategis, memperkuat jejaring global, sekaligus mendukung komitmen UMA dalam GreenMetric University Ranking terkait pembangunan berkelanjutan dan pertukaran pengetahuan internasional.
Melalui inisiatif ini, UMA meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan berkualitas, membangun SDM yang berwawasan global, serta menjadi bagian dari solusi atas tantangan keberlanjutan dunia.
