Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area (FAI UMA), Dr. Abdul Haris, S.Ag., M.Si, turut berpartisipasi dalam International Conference on Community Development ke-11 (ICCD-11) yang diselenggarakan pada 25–27 Juli 2025 di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Konferensi internasional ini digagas oleh Association of Muslim Community in Southeast Asia (AMCA) bekerja sama dengan Ho Chi Minh City Open University. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya Universitas Medan Area, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Universitas Islam Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jambi, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Universitas Muria Kudus, hingga Universitas Muhammadiyah Sorong.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdul Haris yang juga menjabat sebagai Dekan FAI UMA, mempresentasikan hasil penelitiannya dengan judul “Integration of Traditional and Digital Marketing Communication Strategies in New Student Recruitment”. Beliau menuturkan, para presenter internasional tidak hanya menyampaikan karya tulis ilmiah, tetapi juga menampilkan poster ilmiah yang dapat diakses oleh seluruh peserta konferensi.
Selain itu, ICCD-11 turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal AMCA, Prof. Latipun dari Universitas Muhammadiyah Malang, yang sekaligus melakukan penandatanganan kerja sama (MoU) antara AMCA dengan Ho Chi Minh City Open University. Rektor Ho Chi Minh City Open University, Dr. Nguyen Thuy Nga, menyambut baik inisiatif tersebut dan berharap dapat terjalin kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Beberapa pembicara kunci (keynote speaker) juga turut hadir dalam konferensi ini, di antaranya Dr. Dang Nang Hoa (Faculty of Sociology, Vietnam), Dr. Rimajon Sotlikova (Webster University, Tashkent, Uzbekistan), serta Prof. Dr. Kareem Abdul Waheed (School of Management and Entrepreneurship, Shiv Nadar Institution of Eminence, India).
Partisipasi Dr. Abdul Haris dalam forum internasional ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang komunikasi pemasaran dan pengembangan masyarakat.
