Skip to content
Pusat Layanan Sumber Daya dan Kesejahteraan
PUSLASKA
Call Support 0811-6013-888
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • Beranda
  • Tentang
    • Visi & Misi
    • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Dan Staff
  • Berita
  • Kerjasama
  • Layanan & Informasi
    • Aplikasi Layanan
      • Aplikai UMA
        • Sikuma
        • Direktori Dosen
        • Direktori Tenaga Pendidik
      • Aplikasi Kemdikbud/Dikti
        • Sister
        • PDDIKTI
    • Arsip Digital
      • Dokumen Dosen
      • Dokumen Tendik
      • Artikel
    • Helpdesk
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Dampak Buruk Penggunaan TWS (True Wireless Stereo) dalam Jangka Waktu Lama

Home > Artikel > Dampak Buruk Penggunaan TWS (True Wireless Stereo) dalam Jangka Waktu Lama

Dampak Buruk Penggunaan TWS (True Wireless Stereo) dalam Jangka Waktu Lama

Posted on Juni 12, 2026Juni 12, 2026 by ishaq
0

Perkembangan teknologi audio nirkabel, khususnya TWS (True Wireless Stereo), telah mengubah cara orang mendengarkan musik, podcast, atau konten audio lainnya. Kepraktisan tanpa kabel membuat perangkat ini sangat populer. Namun, di balik kemudahan tersebut, penggunaan TWS dalam durasi lama secara terus-menerus menyimpan sejumlah risiko kesehatan yang serius.

1. Gangguan Pendengaran Akibat (Noise-Induced Hearing Loss)

Paparan suara dengan volume tinggi dalam waktu lama adalah risiko utama. TWS yang ditempatkan langsung di liang telinga dapat menghasilkan tekanan suara yang lebih tinggi dibandingkan speaker eksternal. Mendengarkan pada volume di atas 70% kapasitas perangkat selama lebih dari 60 menit per hari secara bertahap dapat merusak sel-sel rambut (sel rambut) di koklea, yang bersifat permanen. Gejala awal berupa telinga berdenging (tinnitus) dan kesulitan mendengar frekuensi tinggi.

2. Infeksi dan Iritasi Telinga

Penggunaan TWS dalam waktu lama menciptakan lingkungan hangat dan lembap di saluran telinga tertutup. Kondisi ini ideal untuk pertumbuhan bakteri dan jamur, memicu kondisi seperti otitis eksterna (swimmer’s ear). Selain itu, tekanan fisik dari ujung silikon eartip yang terus-menerus dapat menyebabkan lecet, iritasi, atau bahkan luka tekan di liang telinga.

3. Penumpukan Serumen (Kotoran Telinga)

TWS secara fisik menghalangi migrasi alami serumen dari liang telinga ke luar. Alih-alih keluar, serumen terdorong lebih dalam dan terkompresi, menyebabkan impaksi (penumpukan keras). Hal ini mengakibatkan gangguan pendengaran konduktif, rasa penuh di telinga, pusing, bahkan nyeri.

4. Gangguan Konsentrasi dan Produktivitas (Efek “Okusi Auditif”)

Menggunakan TWS secara terus-menerus menciptakan “gelembung suara” yang memblokir suara lingkungan. Meskipun membantu fokus sesaat, dalam jangka panjang hal ini melemahkan kemampuan otak untuk menyaring suara latar (auditory selective attention). Akibatnya, ketika melepas TWS, seseorang menjadi mudah terganggu oleh suara kecil dan kesulitan berkonsentrasi tanpa stimulus audio.

5. Kelelahan Pendengaran dan Kognitif

Otak harus bekerja keras untuk terus memproses suara dari TWS sambil tetap mencoba memantau lingkungan (jika tidak pakai noise cancelling). Pada mode noise cancelling, otak kekurangan referensi suara alamiah, menyebabkan disorientasi dan kelelahan mental yang disebut “listening fatigue”. Gejalanya berupa sakit kepala, rasa lelah tidak wajar, dan mudah marah setelah berjam-jam mendengarkan.

6. Risiko Keamanan (Situational Awareness)

Mengabaikan dampak ini berbahaya: penggunaan TWS dalam durasi lama saat beraktivitas di luar ruangan (berjalan, bersepeda, atau menyeberang jalan) menghilangkan kesadaran akan suara peringatan seperti klakson, sirine, atau teriakan. Kecelakaan lalu lintas dan insiden lainnya meningkat secara signifikan terkait kebiasaan ini.

7. Gangguan Tidur

Banyak orang menggunakan TWS untuk mendengarkan musik relaksasi atau white noise saat tidur. Namun, jika tertidur dengan TWS masih menyala, telinga mendapat stimulasi suara terus-menerus selama berjam-jam, mengganggu siklus tidur REM. Dalam jangka panjang, hal ini menyebabkan insomnia kronis, kelelahan di siang hari, dan gangguan memori.

8. Ketergantungan Psikologis (Nomophobia Audio)

Beberapa pengguna mengembangkan kecemasan saat tidak menggunakan TWS, merasa “telanjang” secara audio. Ini adalah bentuk ketergantungan psikologis di mana seseorang tidak nyaman dengan keheningan atau suara lingkungan. Dampaknya meliputi penurunan interaksi sosial langsung dan peningkatan isolasi.

Rekomendasi Penggunaan Aman:

  1. Aturan 60/60: Maksimal volume 60%, maksimal durasi 60 menit, lalu istirahat minimal 10 menit.

  2. Bersihkan TWS secara rutin (setiap 2-3 hari) dengan kain mikrofiber dan hindari berbagi dengan orang lain.

  3. Jangan gunakan saat tidur, atau gunakan timer otomatis pada aplikasi pemutar musik.

  4. Pilih mode transparent/ambient saat beraktivitas di luar ruangan, bukan noise cancelling.

  5. Lakukan pemeriksaan pendengaran tahunan, terutama jika sering mengalami telinga berdenging.

Kesimpulan

TWS adalah inovasi yang bermanfaat, tetapi penggunaannya tanpa batasan durasi dan volume dapat merusak kesehatan pendengaran, meningkatkan risiko infeksi, serta mengganggu fungsi kognitif dan keselamatan pribadi. Kesadaran akan dampak buruk jangka panjang ini penting agar pengguna dapat menikmati teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

INSTAGRAM

puslaska_uma

#HALLKAMPUSUMA Informasi Hall UMA : - 0812-6354-16 #HALLKAMPUSUMA
Informasi Hall UMA :
- 0812-6354-160
- 0852-9777-8634
.

Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara w @download_repost_pro
Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Kenaikan Jabatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Tahun 2026, sesuai PERMENDIKTISAINTEK NO. 39/M/KEP/2026.

Acara ini berlangsung di Conference Room Prof. Dr. H. A. Ya'kub Matondang M.A Gedung Biro Rektor Lt. 3 pada tanggal 12 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Medan Area - Bapak Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc. beserta Para Wakil Rektor; Ka. BARAKA - Bapak Sulhana Perdana Putra Lubis, SE. Hadir pula Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara - Bapak Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D. Dan sebagai pemateri pada kegiatan ini, Ibu Vina Winda Sari, S.E., M.Ak. selaku Analis SDM Aparatur Ahli Muda LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara beserta tim dan jajarannya.

Informasi Lengkap Kunjungi :
➖➖➖➖➖➖➖➖
https://puslaska.uma.ac.id/
➖➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811-6013-888
.
#umabestari #universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik ptsfavorite ptsmedan kampusmedan kampusfavorite kampusterbaik umasehat umabestari universitasmedanarea ptssehat tekniksipil teknikelektro teknikmesin arsitektur teknikindustri teknikinformatika manajemen akuntansi psikologi hukum ilmukomunikasi administrasipublik studikepemerintahan agroteknologi agribisnis biologi pascasarjana ptsterbaik ptsfavorite ptsmedan
#UNSDSNUMA UMA officially a member of UN Sustainab #UNSDSNUMA
UMA officially a member of UN Sustainable Development Solutions Network (SDSN) dan bergabung dgn 2100 universitas di dunia.
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara KampusUnggul
#RANGKING Alhamdulillah Universitas Medan Area mer #RANGKING
Alhamdulillah Universitas Medan Area meraih peringkat # 1 PTS pada Webometrics Rangking of Universities Januari 2026.
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara KampusUnggul
Follow on Instagram

ALAMAT


Berita Lainnya

  • Mineral Esensial untuk Jantung yang Kuat dan Sehat
  • Suplemen untuk Memperbaiki Jaringan Kulit Bekas Luka
  • Hubungan Penting antara RON dan Rasio Kompresi
  • Penghematan Dalam Menggunakan Biosolar 50 pada Kendaraan Niaga
  • Keuntungan Menggunakan Tegangan 220 Volt pada Efisiensi Kabel Distribusi

Kategori

  • Artikel
  • Berita
  • KERJASAMA
  • PENGUMUMAN
  • Slider
  • Uncategorized
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168, Call Center : 0811-6013-888
Email : [email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994. Call Center : 0811-6013-888
Email: [email protected]
©PUSLASKA 2026- Universitas Medan Area