Fakultas Psikologi Universitas Medan Area kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring internasional melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekaligus penandatanganan kerja sama luar negeri bersama Sekolah Menengah Kebangsaan Tun Syed Zahiruddin (TUSZA), Malaysia, pada Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi global di bidang pendidikan dan kesehatan mental. Implementasi kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA), serta pelaksanaan program pengabdian internasional yang melibatkan siswa TUSZA.

Dekan Fakultas Psikologi UMA, Dr. Siti Aisyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, hadir bersama Wakil Dekan Bidang Akademik Laili Alfita, S.Psi., MM., M.Psi., Psikolog, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Yunita, S.Pd., M.Psi., Kons. Rombongan disambut hangat oleh pihak TUSZA sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya kemitraan lintas negara tersebut.
Internasionalisasi Kampus Melalui Kemitraan Strategis
Kerja sama ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi. Melalui kemitraan internasional, Fakultas Psikologi UMA tidak hanya memperluas jaringan akademik, tetapi juga membuka peluang pertukaran ilmu, pengalaman, serta pengembangan program tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.
Penandatanganan MoU dan MoA menjadi fondasi awal bagi pengembangan program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan secara berkesinambungan di masa mendatang.

Program Pengabdian Internasional: Strengthening Psychological Well-Being
Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, tim Fakultas Psikologi UMA melaksanakan program pengabdian internasional bertema:
“Strengthening Psychological Well-Being to Improve Motivation and Learning Engagement.”
Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya kesehatan psikologis sebagai fondasi dalam membangun motivasi dan keterlibatan belajar.
Melalui sesi edukasi, diskusi interaktif, serta refleksi diri, para siswa dibimbing untuk:
-
mengenali dan memahami emosi diri,
-
mengelola stres akademik secara sehat,
-
membangun pola pikir positif dan adaptif,
-
meningkatkan kepercayaan diri dalam proses belajar.
Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendukung kesejahteraan mental remaja di lingkungan sekolah.

Dukungan terhadap Pencapaian SDGs
Program internasional ini juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
-
SDG 3 – Good Health and Well-Being, melalui penguatan kesehatan mental remaja;
-
SDG 4 – Quality Education, dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran;
-
SDG 17 – Partnerships for the Goals, melalui penguatan kemitraan pendidikan lintas negara.

Melalui sinergi global ini, Fakultas Psikologi UMA menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi secara nyata dalam pengembangan kesehatan mental serta peningkatan kualitas pendidikan di tingkat internasional.
