Fakultas Psikologi Universitas Medan Area (UMA) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan benchmarking di International University of Malaya-Wales yang berlokasi di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi institusi sekaligus langkah konkret dalam memperkuat jejaring akademik lintas negara.
Benchmarking ini menjadi upaya strategis dalam mempercepat pencapaian visi menuju program studi psikologi berstandar internasional. Fokus utama pembahasan meliputi penguatan kurikulum, sistem penjaminan mutu, serta optimalisasi fasilitas akademik agar selaras dengan perkembangan industri dan riset psikologi global. Di tengah dinamika keilmuan yang semakin kompleks dan multidisipliner, kolaborasi internasional dinilai penting untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan memiliki daya saing global.
Delegasi Fakultas Psikologi UMA dipimpin oleh pimpinan fakultas bersama jajaran dosen dan tim penjaminan mutu. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan profil institusi masing-masing universitas, dilanjutkan dengan presentasi sistem pembelajaran serta diskusi mendalam mengenai implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang telah diterapkan secara luas di berbagai perguruan tinggi internasional.

Penguatan Kurikulum, Penjaminan Mutu, dan Digitalisasi Akademik
Dalam sesi presentasi, pihak International University of Malaya-Wales memaparkan sejumlah praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan program studi psikologi. Materi yang dibahas mencakup integrasi riset dalam proses pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital untuk asesmen psikologis, serta peningkatan kompetensi mahasiswa melalui program magang internasional.
Diskusi berlangsung interaktif dengan fokus pada penyelarasan capaian pembelajaran lulusan (CPL) agar sesuai dengan standar global dan kebutuhan dunia kerja. Pimpinan Fakultas Psikologi UMA menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari evaluasi komprehensif terhadap sistem akademik yang telah berjalan.
“Kami ingin memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga selaras dengan perkembangan ilmu psikologi di tingkat internasional. Melalui benchmarking ini, kami memperoleh gambaran konkret mengenai langkah peningkatan kualitas yang dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain aspek kurikulum, kedua institusi juga mendiskusikan sistem penjaminan mutu internal, termasuk mekanisme audit akademik, evaluasi kinerja dosen, serta sistem umpan balik mahasiswa. Model evaluasi berbasis data analytics yang diterapkan oleh universitas mitra menjadi inspirasi bagi UMA dalam mengembangkan sistem digitalisasi akademik yang lebih terintegrasi dan berbasis data.
Kegiatan benchmarking turut diisi dengan peninjauan fasilitas laboratorium psikologi, ruang observasi, serta pusat layanan konseling mahasiswa. Delegasi UMA berkesempatan melihat secara langsung penggunaan perangkat asesmen psikologis modern dan sistem dokumentasi elektronik yang mendukung efisiensi layanan akademik. Observasi tersebut memperkaya perspektif tentang pentingnya investasi infrastruktur sebagai bagian dari peningkatan mutu berkelanjutan.
Peluang Kolaborasi Riset dan Pertukaran Akademik Internasional
Selain penguatan sistem akademik, pertemuan ini juga membuka peluang kerja sama dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua institusi sepakat menjajaki kolaborasi riset bersama, khususnya pada isu psikologi lintas budaya (cross-cultural psychology), kesehatan mental, serta kesejahteraan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi.
Kolaborasi riset internasional diharapkan mampu meningkatkan publikasi ilmiah bereputasi sekaligus memperluas kontribusi keilmuan di tingkat regional dan global. Dalam pengembangan sumber daya manusia, turut dibahas peluang pertukaran dosen dan mahasiswa (student and staff mobility).
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman internasional yang memperkaya wawasan akademik serta memperkuat kompetensi interkultural. Mahasiswa UMA berkesempatan mengikuti perkuliahan singkat, seminar internasional, hingga riset kolaboratif di Malaysia. Sementara itu, dosen dapat berpartisipasi sebagai visiting lecturer maupun terlibat dalam joint supervision penelitian.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Medan Area dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi. Transformasi menuju program studi berstandar global tidak hanya diwujudkan melalui kerja sama luar negeri, tetapi juga melalui penyesuaian kurikulum berbasis riset, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Antusiasme peserta tercermin dari aktifnya diskusi dan pertukaran gagasan sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah poin strategis berhasil diidentifikasi sebagai peluang pengembangan, di antaranya penguatan mata kuliah berbasis praktik, integrasi sertifikasi kompetensi tambahan, serta peningkatan kapasitas dosen dalam metodologi riset kuantitatif dan kualitatif terkini.
Sebagai penutup, kedua institusi saling bertukar cenderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen kerja sama berkelanjutan. Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal menuju penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang lebih komprehensif di masa mendatang.
Melalui kegiatan sosialisasi dan benchmarking ini, Fakultas Psikologi UMA menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan berinovasi. Tantangan globalisasi pendidikan menuntut perguruan tinggi untuk adaptif dan responsif terhadap perubahan. Dengan menjalin kemitraan strategis bersama institusi luar negeri, UMA optimistis dapat mewujudkan program studi psikologi yang unggul, kompetitif, dan berstandar internasional.
