Skip to content
Pusat Layanan Sumber Daya dan Kesejahteraan
PUSLASKA
Call Support 0811-6013-888
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • Beranda
  • Tentang
    • Visi & Misi
    • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Dan Staff
  • Berita
  • Kerjasama
  • Layanan & Informasi
    • Aplikasi Layanan
      • Aplikai UMA
        • Sikuma
        • Direktori Dosen
        • Direktori Tenaga Pendidik
      • Aplikasi Kemdikbud/Dikti
        • Sister
        • PDDIKTI
    • Arsip Digital
      • Dokumen Dosen
      • Dokumen Tendik
      • Artikel
    • Helpdesk
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Bagaimana Semut Menghilangkan Rasa Sakit pada Badannya?

Home > Artikel > Bagaimana Semut Menghilangkan Rasa Sakit pada Badannya?

Bagaimana Semut Menghilangkan Rasa Sakit pada Badannya?

Posted on Juli 23, 2026Juli 27, 2026 by ishaq
0

Sebuah pertanyaan menarik yang mungkin berawal dari pengamatan tentang perilaku semut atau mungkin dari penggunaan istilah “asam semut” dalam pengobatan tradisional. Untuk menjawabnya, kita perlu melihat dari dua sudut pandang: bagaimana semut menimbulkan rasa sakit, dan bagaimana manusia memanfaatkan zat dari semut untuk menghilangkan rasa sakit pada tubuh mereka.

Semut dan “Racun” Penghasil Sakit

Pertanyaan ini mungkin muncul karena sering kali kita mendengar “asam semut” dikaitkan dengan sensasi panas atau gatal. Namun, penting untuk diketahui bahwa kemampuan semut menimbulkan rasa sakit justru berasal dari racun yang mereka gunakan untuk bertahan dan berburu.

  • Racun pada Sengatan Semut: Rasa sakit yang kita rasakan saat digigit semut, terutama semut api atau semut merah, tidak hanya disebabkan oleh gigitan fisik. Penyebab utamanya adalah racun yang disuntikkan melalui sengatan mereka. Racun ini mengandung asam format (asam semut) yang menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit .

  • Mekanisme di Tingkat Saraf: Lebih dari sekadar asam, penelitian terbaru mengungkap bahwa beberapa jenis semut menghasilkan racun berupa peptida racun yang bekerja secara spesifik pada kanal natrium (saluran ion) di sel-sel saraf sensorik manusia . Racun ini mengubah cara kerja kanal natrium, sehingga sel saraf menjadi lebih mudah terpicu dan mengirimkan sinyal nyeri yang lebih intens dan berkepanjangan ke otak . Ini adalah mekanisme molekuler yang jauh lebih kompleks dari sekadar iritasi kimiawi.

Intinya, semut sendiri tidak “menghilangkan” rasa sakit; mereka justru menghasilkan racun untuk menimbulkan rasa sakit sebagai mekanisme pertahanan. Namun, zat dari semut dimanfaatkan oleh manusia dengan cara yang berbeda.

“Asam Semut” untuk Mengobati Nyeri

Istilah “asam semut” menjadi kunci untuk memahami bagaimana zat yang berhubungan dengan semut digunakan untuk pengobatan. Di sinilah letak jawaban utama atas pertanyaan “bagaimana semut menghilangkan rasa sakit pada badannya”, yaitu melalui konsep iritasi balik (counter-irritation).

1. Konsep Iritasi Balik

Zat dari semut, terutama asam format, digunakan dalam pengobatan tradisional dan modern bukan untuk “diserap” sebagai obat, tetapi sebagai zat iritan. Ketika dioleskan ke kulit, zat ini merangsang ujung saraf sensorik dan menimbulkan sensasi hangat atau panas. Rangsangan ini “mengalihkan” perhatian sistem saraf pusat dari rasa nyeri yang lebih dalam di otot atau sendi. Secara fisiologis, stimulasi ini juga memicu pelepasan zat-zat pereda nyeri alami tubuh seperti endorfin .

2. Contoh Pemanfaatan: Daun Gatal Papua

Contoh paling jelas dari prinsip ini adalah penggunaan Daun Gatal (Laportea ducumana) oleh masyarakat Papua. Daun ini secara tradisional digunakan untuk menghilangkan rasa lelah, pegal-pegal, dan nyeri . Kandungan “asam semut” atau asam format pada bulu-bulu halus daun ini menjadi kunci kerjanya .

Aspek Penjelasan
Kandungan Daun Gatal mengandung asam format (asam semut), alkaloid, dan flavonoid .
Mekanisme Kerja Saat daun digosokkan, bulu-bulu halus (trikoma) akan menusuk kulit dan melepaskan asam format, yang melebarkan pembuluh darah kapiler dan melancarkan peredaran darah di area tersebut .
Efek yang Dirasakan Muncul sensasi panas dan gatal yang hebat, namun hanya sementara. Setelah itu, rasa pegal dan nyeri berkurang karena tubuh terasa lebih segar .

3. Analogi Modern: Alkohol Format

Prinsip yang sama juga diterapkan dalam produk obat-obatan modern seperti Alkohol Format. Obat oles ini mengandung asam format dan digunakan untuk meredakan nyeri otot, sendi, dan saraf (neuralgia) . Cara kerjanya sama: mengiritasi ujung saraf di kulit untuk menghasilkan efek analgesik lokal .

Perbandingan: Menimbulkan vs. Menghilangkan Nyeri

Untuk lebih memperjelas, berikut perbedaan mendasar antara bagaimana semut menimbulkan rasa sakit dan bagaimana zat dari semut digunakan untuk mengobatinya:

Aspek Menimbulkan Rasa Sakit (oleh Semut) Menghilangkan Rasa Sakit (oleh Manusia)
Agen Aktif Racun kompleks (peptida, asam format) . Asam format yang diencerkan atau senyawa iritan serupa .
Target Kerja Saraf sensorik di kulit (menyebabkan aktivasi berlebihan) . Saraf sensorik di kulit (menyebabkan stimulasi terkendali) .
Tujuan Akhir Pertahanan diri dengan menimbulkan sinyal nyeri yang kuat. Menghilangkan nyeri yang lebih dalam dengan metode iritasi balik.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa semut tidak menghilangkan rasa sakit pada badannya sendiri. Justru, manusia yang memanfaatkan senyawa dari semut—khususnya asam format—untuk mengobati rasa sakit pada tubuh mereka melalui mekanisme iritasi balik. Sifat kimiawi yang sama yang membuat racun semut terasa menyakitkan, ketika digunakan dalam dosis dan cara yang tepat, dapat menjadi alat yang efektif untuk meredakan pegal dan nyeri.

INSTAGRAM

puslaska_uma

#PRSU50MEDAN Universitas Medan Area turut memeriah #PRSU50MEDAN
Universitas Medan Area turut memeriahkan Pekan Raya Sumatra Utara ke - 50 Tahun 2026, UMA membuka stand Informasi PMB agar lebih dekat ke masyarakat.
Yuk kunjungi! Stand PMB UMA 2026 di Gedung Serbaguna PRSU Medan.
#ALUMNISUKSES Kata Sambutan Dari Alumni UMA Sukses #ALUMNISUKSES
Kata Sambutan Dari Alumni UMA Sukses yang Menjadi Walikota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP.
Pada Wisuda Sarjana, Magister & Doktor UMA Periode I Tahun 2026
PUSLASKA UMA mengucapkan "Selamat Tahun Baru Isl PUSLASKA UMA mengucapkan 

"Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah"

Semoga tahun baru ini menjadi awal yang penuh keberkahan, kedamaian dan kebaikan untuk kita semua.

Informasi Lengkap Kunjungi :
➖➖➖➖➖➖➖➖
https://puslaska.uma.ac.id/
➖➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811-6013-888
.
#umabestari #universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik ptsfavorite ptsmedan kampusmedan kampusfavorite kampusterbaik umasehat umabestari universitasmedanarea ptssehat tekniksipil teknikelektro teknikmesin arsitektur teknikindustri teknikinformatika manajemen akuntansi psikologi hukum ilmukomunikasi administrasipublik studikepemerintahan agroteknologi agribisnis biologi pascasarjana ptsterbaik ptsfavorite ptsmedan
#PRESTASIDOSENUMA Selamat & Sukses Kepada 23 Dosen #PRESTASIDOSENUMA
Selamat & Sukses Kepada 23 Dosen Universitas Medan Area atas Penandatanganan Kontrak Program Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat DPPM KEMDIKTISAINTEK Tahun Anggaran 2026
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara KampusUnggul
Follow on Instagram

ALAMAT


Berita Lainnya

  • Jaga Hati, Selamatkan Nyawa: Rahasia Hidup Sehat yang Jarang Diketahui
  • Bagaimana Semut Menghilangkan Rasa Sakit pada Badannya?
  • Jurang Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi
  • Dinding Anyaman Bambu dan Tanah Liat
  • Mahasiswa Biologi UMA Raih Beasiswa Orangutan 2026, Wujud Komitmen Kampus dalam Konservasi Keanekaragaman Hayati

Kategori

  • Artikel
  • Berita
  • KERJASAMA
  • PENGUMUMAN
  • Slider
  • Uncategorized
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168, Call Center : 0811-6013-888
Email : [email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994. Call Center : 0811-6013-888
Email: [email protected]
©PUSLASKA 2026- Universitas Medan Area