Skip to content
Pusat Layanan Sumber Daya dan Kesejahteraan
PUSLASKA
Call Support 0811-6013-888
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • Beranda
  • Tentang
    • Visi & Misi
    • Profil
    • Struktur Organisasi
    • Pimpinan Dan Staff
  • Berita
  • Kerjasama
  • Layanan & Informasi
    • Aplikasi Layanan
      • Aplikai UMA
        • Sikuma
        • Direktori Dosen
        • Direktori Tenaga Pendidik
      • Aplikasi Kemdikbud/Dikti
        • Sister
        • PDDIKTI
    • Arsip Digital
      • Dokumen Dosen
      • Dokumen Tendik
      • Artikel
    • Helpdesk
  • id ID
    • en EN
    • id ID

Dampak Buruk Jajanan Berlebih pada Pertumbuhan Anak

Home > Artikel > Dampak Buruk Jajanan Berlebih pada Pertumbuhan Anak

Dampak Buruk Jajanan Berlebih pada Pertumbuhan Anak

Posted on Mei 20, 2026Mei 20, 2026 by ishaq
0

Hampir setiap anak menyukai jajanan. Rasanya yang lezat, warnanya yang mencolok, serta kemasannya yang menarik membuat anak-anak sulit menolak godaan camilan pinggir jalan atau makanan ringan kemasan. Namun, di balik kenikmatan sesaat tersebut, tersimpan bahaya besar jika konsumsi jajanan tidak terkontrol dan berlebihan. Kebiasaan ini bukan hanya memicu masalah kesehatan jangka pendek, tetapi juga mengancam proses tumbuh kembang anak secara fundamental.

Berikut adalah beberapa dampak buruk yang mengintai pertumbuhan anak akibat kebiasaan mengonsumsi jajanan secara berlebihan:

1. Gangguan Pola Makan Utama dan Malnutrisi

Jajanan umumnya tinggi gula, garam, dan lemak (high in sugar, salt, and fat) namun rendah serat, vitamin, dan mineral. Kandungan ini memberikan efek kenyang yang cepat sehingga anak kehilangan nafsu makan saat waktu makan utama tiba. Akibatnya, asupan zat gizi esensial seperti protein untuk membangun otot, kalsium untuk tulang, serta zat besi untuk kecerdasan menjadi tidak tercukupi. Dalam jangka panjang, kondisi ini menyebabkan malnutrisi: berat badan kurang, gangguan tinggi badan (stunting), bahkan masalah konsentrasi belajar.

2. Hambatan Pertumbuhan Fisik dan Tulang

Pertumbuhan tinggi badan dan kepadatan tulang sangat ditentukan oleh asupan kalsium, vitamin D, dan protein. Sebagian besar jajanan (keripik, permen, minuman manis) sama sekali tidak mengandung nutrisi-nutrisi tersebut. Konsumsi gula berlebih juga diketahui mengganggu penyerapan kalsium oleh tubuh. Anak yang terlalu sering mengonsumsi jajanan cenderung memiliki tulang yang lebih rapuh dan berisiko mengalami hambatan pertumbuhan tinggi badan di bawah standar usianya.

3. Lonjakan Gula Darah dan Risiko Obesitas

Jajanan dengan indeks glikemik tinggi seperti permen, cokelat murah, atau minuman berpemanis menyebabkan lonjakan drastis gula darah. Tubuh anak merespons dengan memproduksi insulin dalam jumlah besar secara terus-menerus. Pola ini, jika dibiarkan, dapat menyebabkan resistensi insulin—cikal bakal diabetes tipe 2 pada usia muda. Di sisi lain, kelebihan kalori dari jajanan akan disimpan sebagai lemak, memicu obesitas anak. Obesitas sendiri membawa komplikasi serius seperti tekanan darah tinggi, gangguan pernapasan (sleep apnea), hingga masalah sendi.

4. Gangguan Perkembangan Kognitif dan Perilaku

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi gula tambahan dan pewarna buatan (terutama tartrazin, ponceau) pada anak berkorelasi dengan hiperaktivitas, kesulitan fokus, dan penurunan daya ingat jangka pendek. Anak yang asupan gizinya buruk cenderung memiliki kemampuan belajar yang lebih rendah. Selain itu, kandungan pemanis buatan seperti aspartam pada beberapa jajanan “rendah kalori” justru dapat memicu perubahan kimia otak yang memengaruhi suasana hati dan perilaku impulsif.

5. Kerusakan Kesehatan Gigi dan Mulut

Gula dalam jajanan adalah makanan utama bagi bakteri Streptococcus mutans yang menyebabkan karies gigi. Jika anak mengonsumsi jajanan manis berkali-kali dalam sehari tanpa menyikat gigi, lapisan email gigi akan terus terkikis. Sakit gigi kronis dapat mengganggu kenyamanan anak saat mengunyah, yang akhirnya memperburuk asupan nutrisi. Gigi berlubang yang tidak ditangani juga bisa menyebabkan infeksi serius yang menyebar ke jaringan sekitarnya.

6. Risiko Keracunan dan Bahan Berbahaya

Jajanan yang dijual di sekolah atau pinggir jalan sering kali tidak memenuhi standar keamanan pangan. Penggunaan bahan berbahaya seperti boraks (pengenyal), formalin (pengawet), atau pewarna tekstil (rhodamin B, metanil yellow) masih sering ditemukan pada jajanan anak seperti bakso tusuk, cilok, atau minuman warna mencolok. Paparan kronis zat-zat ini dapat merusak hati, ginjal, dan sistem saraf anak yang masih dalam tahap perkembangan.

Kesimpulan dan Saran

Memberikan anak kebebasan memilih jajanan memang wajar, tetapi tanpa pengawasan, kebiasaan ini dapat menghambat masa depan mereka. Orang tua dan guru berperan penting dalam:

  1. Menyediakan camilan sehat di rumah seperti buah potong, yogurt, kacang rebus, atau puding susu tanpa pemanis berlebih.

  2. Mengenalkan label gizi sederhana pada anak usia sekolah, misalnya membedakan makanan tinggi gula dan serat.

  3. Membatasi uang jajan dan mengajak anak berlangganan makan siang sehat di sekolah.

  4. Menjadi teladan dengan tidak mengonsumsi jajanan tidak sehat di depan anak.

Ingatlah, pertumbuhan anak hanya terjadi sekali seumur hidup. Jangan biarkan kenikmatan sesaat dari jajanan merampas potensi terbaik mereka di masa depan.

INSTAGRAM

puslaska_uma

#HALLKAMPUSUMA Informasi Hall UMA : - 0812-6354-16 #HALLKAMPUSUMA
Informasi Hall UMA :
- 0812-6354-160
- 0852-9777-8634
.

Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara w @download_repost_pro
Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Kenaikan Jabatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Kenaikan Jabatan Akademik Dosen Tahun 2026, sesuai PERMENDIKTISAINTEK NO. 39/M/KEP/2026.

Acara ini berlangsung di Conference Room Prof. Dr. H. A. Ya'kub Matondang M.A Gedung Biro Rektor Lt. 3 pada tanggal 12 Mei 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Medan Area - Bapak Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc. beserta Para Wakil Rektor; Ka. BARAKA - Bapak Sulhana Perdana Putra Lubis, SE. Hadir pula Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara - Bapak Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D. Dan sebagai pemateri pada kegiatan ini, Ibu Vina Winda Sari, S.E., M.Ak. selaku Analis SDM Aparatur Ahli Muda LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara beserta tim dan jajarannya.

Informasi Lengkap Kunjungi :
➖➖➖➖➖➖➖➖
https://puslaska.uma.ac.id/
➖➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811-6013-888
.
#umabestari #universitasmedanarea #ptssehat #ptsterbaik ptsfavorite ptsmedan kampusmedan kampusfavorite kampusterbaik umasehat umabestari universitasmedanarea ptssehat tekniksipil teknikelektro teknikmesin arsitektur teknikindustri teknikinformatika manajemen akuntansi psikologi hukum ilmukomunikasi administrasipublik studikepemerintahan agroteknologi agribisnis biologi pascasarjana ptsterbaik ptsfavorite ptsmedan
#UNSDSNUMA UMA officially a member of UN Sustainab #UNSDSNUMA
UMA officially a member of UN Sustainable Development Solutions Network (SDSN) dan bergabung dgn 2100 universitas di dunia.
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara KampusUnggul
#RANGKING Alhamdulillah Universitas Medan Area mer #RANGKING
Alhamdulillah Universitas Medan Area meraih peringkat # 1 PTS pada Webometrics Rangking of Universities Januari 2026.
.
Informasi dan Pendaftaran Mahasiswa Baru :
➖➖➖➖➖➖➖
https://pmb.uma.ac.id
➖➖➖➖➖➖➖

Call Center UMA :
☎️0811 6013 888

#ptssehat #ptsterbaik #UMAkampusJuara KampusUnggul
Follow on Instagram

ALAMAT


Berita Lainnya

  • Perbedaan Efisiensi antara Mobil Hybrid Diesel dan Mobil Hybrid Bensin
  • Bahan Bakar Ramah Lingkungan dan Ancaman Baru bagi Kualitas Udara
  • Bahan Bakar Ramah Lingkungan dan Ancaman Baru bagi Kualitas Udara
  • Mengungkap Misteri “Anti Petir” Pada Gedung Pencakar Langir
  • Penyebab Terjadinya Angin Kencang pada Dataran Rendah

Kategori

  • Artikel
  • Berita
  • KERJASAMA
  • PENGUMUMAN
  • Slider
  • Uncategorized
KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
(061) 7360168, Call Center : 0811-6013-888
Email : [email protected]
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112
(061) 42402994. Call Center : 0811-6013-888
Email: [email protected]
©PUSLASKA 2026- Universitas Medan Area